Mahasiswa Kuliah Kerja Lapang Plus (KKLP) STIE-STMIK Lamapapoleonro Soppeng Angkatan XVIII, secara resmi dilepas oleh Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE, didampingi ketua Yayasan Pendidikan Lamappapoleonro Dr. Hj. Andi Adawiah, SE.,MM dan Ketua Panitia KKLP Angkatan XVIII, Dr. Asmini, SE.,M.Si pada Senin 11 Maret 2019, di Halaman Kantor Bupati Soppeng.

185 mahasiswa tersebut akan disebar di 22 (posko) di tiga kecamatan di Soppeng: Marioriwawo, Lalabata, Liliriaja . Dalam sambutannya, Bupati Soppeng berharap pada mahasiswa untuk memanfaatkan sebaik-baiknya waktu dalam upaya mengabdi pada masyarakat secara langsung.

“Saya berharap, anak-anakku sekalian memanfaatkan sebaik mungkin waktu untuk lebih berguna dalam pengabdian pada masyarakat secara langsung. Tidak usah terlalu muluk-muluk dalam menyusun program kerja. Yang sederhana saja, namun terasa manfaatnya bagi masyarakat, dan tuntas diselesaikan hingga masa kerja lapang berakhir.”

Mahasiswa KKLP Angkatan XVIII diharapkan melanjutkan program kerja KKLP sebelumnya yang kini kepedulian lebih dititikberatkan pada pengembangan di sektor pendidikan, Pertanian, Kesehatan sebagai Program Pemerintah Kabupaten (Mappadeceng).

Soppeng kaya akan sektor Pertanian, namun belum tergarap baik dan ter-publish secara luas. Mahasiswa KKLP diharapkan berperan aktif membantu desa setempat untuk mengembangkan sekaligus memperkenalkan potensi pertanian di desa mereka berstudi lapang.